Jaheru. Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

tugas akhir mesin pembuat stik keladi


Nama komponen :      
1. Meja
2. Tuas
3. Piston
4. Silinder atas

5. Silinder bawah
6. Gear box
7. Lengan engkol
8. Loyang

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

GUNUNG TALAGA KABUPATEN LANDAK

Bagi sobat-sobat para pecinta petualangan, alam terbuka, hutan, gunung, dan lain lainlah yang masih bnyak lagi...

aku pengen bagi-bagi secuil pengalaman atau lebih nyaman di sebut cerita lah, tentang kegiatan yang di lakukan di GUNUNG TALAGA di dusun ASONG PALAH, desa AUR SAMPUK, kecamatan SENGAH TEMILA, kabupaten LANDAK, KALIMANTAN BARAT.

kegiatan yang di laksanakan pada tanggal 21-28 Februari 2013 oleh MAPA POLNEP...
sebelum memasuki daerah gunung tersebut, terlebih dahulu oleh warga sekitar diadakan ritual, semacam ritual penyambutan orang baru dan sebagainya. Kata penduduk setempat agar nanti di hutan selamat, tidak di ganggu oleh makhluk halus dan semacamnya.

Ada beberapa pantangan dari warga setempat jika mengadakan kegiatan di gunung talaga, yaitu dilarang membunuh ular. karena jika ulah di bunuh, maka yang datang akan lebih banyak. maklum di gunung talaga terkenal dengan banyak ular. selanjutnya jangan membakar terasi, ikan, atau barang-barang yang amis. karena dapat mengundang binatang buas.


Ini adalah foto peserta kegiatan sedang mempersiapkan longmarc....





Peserta sedang melakukan longmarc di jalan raya dan tujuanna adalah gunung TALAGA..

foto makan bersama di camp pertama

kegiatan navigasi di kaki gunung

di gunung talaga juga terdapat gua looh.. namanya goa PAK SIREN,,
dinamakan pak siren oleh warga setempat karena PAK SIREN adalah orang pertama yang memasuki gua tersebut dan sampai sekarang tidak di ketahui keberadaan alias pak siren nya hilang di gua ini...!!







kegiatan susur goa pak siren




makan bersama lagi...




panitia kegiatan foto bersama.. 
dan tetap.. yang dak pakai baju tuh ganteng- ganteng...








camp di kaki gunung talaga..
saking capeknya,, ketiduran macam korban busung lapar....





persiapan perjalanan menuj pontianak.....


yang ini kecapean tidurnya malah di bis........


bang dugong yang iri dan risau karena tidak bisa ikut dalam kegiatan....







  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

DALAM

tersirat kata dalam senyuman...
bicara dalam kebisuan,,,,
bertindak dalam pandangan....

tersirat panas dalam hujan.....
tersirat makna dalam sebuah tindakan,,,
tanpa kata-kata..


dapat membuat semuanya terdiam..
dalam keheningan..
dalam kebekuan..

bagai angin panas yang berhembus,,.
menyapu rintik-rintik hujan,,,
menyapu rintik-rintik hujan yang membuat pelangi...

engkau berada di atas sana...
dalam kebisuan yang tenang namun sarat makna...


dalam....diam.....

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

umum

aku pernah dengar sebuah kata-kata yang bagus dari  kakak aku..

"CEWE ITU TIDAK MAU BERKATA JUJUR, NAMUN CEWE JUGA TIDAK MAU BERBOHONG"

lalu aku tanya maksudnya.. dia bilang, contohnya gini .misalnya kau lgi tanya cewe lwat sms lagi ngapa? terus cewe jawab lagi duduk-duduk aja.. trus qw bilang sendirian? (cewe)_ama temen..

dia tidak berbohong kalo dia lgi duduk. tapi dya tidak jujur dengan tidak mengatakan orang yang sama2 dia duduk. karena dia tau kalo dia bilang siapa orangnya, tu bakalan buat qw tax nyaman.. dan dia dx pengen itu terjadi.. kata kakak aku lagi..karena cewe punya perasaan yang halus...dx mau liat pasangan atau orang yg dia kenal merasa tax nyaman.



terus aku pernah juga dnar kta2 ini

"BAGUS DIKASI TAU DARI PADA TAU SENDIRI"


alasannya simple.....
kalo di kasi tau lansung di jelaskan depan mata.
kalo tau sndiri, memnculkan pemikiran negatif..
gituh katanya....

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

pengertian filsafat pancasila


BAB 2
ISI
2.1. pengertian filsafat
Kata filsafat atau falsafat, berasal dari bahasa Yunani. Kalimat ini berasal dari kata Philosophia yang berarti cinta pengetahuan. Terdiri dari kata Philos yang berarti cinta, senang, suka, dan kata sophia berarti pengetahuan, hikmah, dan kebijaksanaan. Orang yang ahli dalam berfilsafat disebut philoshoper (Inggris), dan orang Arab menyebutnya Failasuf, kemudian dalam bahasa Indonesia menjadi filosof.
Pemikiran secara filsafat sering diistilahkan dengan pemikiran filosofis. Imam Barnadib menjelaskan, filsafat sebagai pandangan yang menyeluruh dan sistematis. Harun Nasution berpendapat, filsafat ialah berfikir menurut tata tertib (logika), bebas (tidak terikat pada tradisi, dogma, serta agama) dan dengan sedalam-dalamnya sehingga sampai ke dasar-dasar persoalan. Jujun S. Suriasumantri berpandangan bahwa berpikir secara filsafat merupakan cara berpikir radikal, sistematis, menyeluruh dan mendasar untuk sesuatu permasalahan yang mendalam. Muhammad Noor Syam menjelaskan bahwa : Filsafat adalah sesuatu lapangan pemikiran dan penyelidikan manusia yang amat luas (komprehensif). Kebenaran filsafat adalah kebenaran yang relatif. Artinya kebenaran itu sendiri selalu mengalami perkembangan sesuai dengan perubahan zaman dan peradaban manusia.
Dari uraian di atas dapat diambil suatu pengetian bahwa filsafat adalah ilmu pengetahuan yang amat luas (komprehensif) yang berusaha Filsafat Pendidikan 2 untuk memahami persoalan-persoalan yang timbul di dalam keseluruhan ruang lingkup pengalaman manusia. Kebenaran yang dimaksud dalam konteks filsafat adalah kebenaran yang tergantung sepenuhnya kepada kemampuan daya nalar manusia.

2.2. pengertian filsafat pendidikan
Pendidikan adalah upaya mengembangkan potensi- potensi manusiawi peserta didik baik potensi fisik, potensi cipta, rasa, maupun karsanya, agar potensi itu menjadi nyata dan dapat berfungsi dalam perjalanan kehidupan. Dasar pendidikan adalah cita-cita kemanusiaan universal. Pendidikan bertujuan menyiapkan pribadi dalam keseimbangan, kesatuan, organis, harmonis, dinamis, guna mencapai tujuan hidup kemanusiaan. Filsafat pendidikan adalah filsafat yang digunakan dalam studi mengenai masalah-masalah pendidikan.
Progresivisme berpendapat tidak ada teori realita yang umum. Pengalamat menurut progresivisme bersifat dinamis.tidak pernah sampai pada yang paling ekstrem, serta pluralistis. Menurut  progresivisme, nilai berkembang terus karena adanya pengalaman – pengalaman baru antara individu dengan nilai yang telah tersimpan dalam kebudayaan.
Al-Syaibany mengartikan bahwa filsafat pendidikan yaitu aktifitas pikiran yang teratur yang menjadikan filsafat tersebut sebagai jalan untuk mengatur, menyelaraskan dan memadukan proses pendidikan. Menurut John Dewey, filsafat pendidikan merupakan suatu pembentukan kemampuan dasar yang fundamental, baik yang menyangkut daya pikir (intelektual) maupun daya perasaan (emosional), menuju ke arah tabi’at manusia, maka filsafat bisa juga diartikan sebagai teori umum pendidikan. Barnadib (1993 : 3) mempunyai versi pengertian atas filsafat pendidikan, yakni ilmu yang pada hakikatnya merupakan jawaban dari pertanyaan-pertanyaan dalam bidang pendidikan. Menurut seorang ahli filsafat Amerika Brubachen , filsafat pendidikan adalah seperti menaruh sebuah kereta di depan seekor kuda, dan filsafat dipandang sebagai bunga, bukan sebagai akar tunggal pendidikan.
Pendidikan adalah bimbingan secara sadar dari pendidik terhadap perkembangan jasmani dan rohani anak-didik menuju terbentuknya manusia memiliki kepribadian yang utama dan ideal. Dalam pandangan John Dewey, pendidikan adalah sebagai proses pembentukan kemampuan dasar yang fundamental, yang menyangkut daya fikir (intelektual) maupun daya rasa (emosi) manusia. Prof. DR. Omar Muhammad Al-Taomy al-Syaibani menjelaskan bahwa pendidikan adalah usaha mengubah tingkah laku individu dalam kehidupan pribadinya sebagai bagian dari kehidupan masyarakat dan kehidupan alam sekitarnya. Filsafat Pendidikan 3
Soegarda Poerwakawatja menguraikan bahwa pengertian pendidikan sebagai semua perbuatan dan usaha dari generasi tua untuk mengalihkan pengetahuannya, pengalaman dan kecakapan serta keterampilannya kepada generasi muda sebagai usaha menyiapkannya agar dapat memahami fungsi hidupnya baik jasmani maupun rohani. Filsafat merupakan arah dan pedoman atau pijakan dasar bagitercapainya pelaksanaan dan tujuan pendidikan. Jadi filsafat pendidikan adalah ilmu yang pada hakikatnya merupakan jawaban dari pertanyaa-pertanyaan dalam bidang pendidikan yang merupakan penerapan analisa filosofis dalam lapangan pendidikan. Aripin mengungkapkan bahwa keberadaan filsafat dalam ilmu pendidikan bukan merupakan insindental, artinya, filsafat itu merupakan teori umum dari pendidikan, landasan dari semua pemikiran menganai pendidikan. Filsafat pendidikan memiliki batasan-batasan, sebagai berikut: Pertama, filsafat pendidikan merpakan pelaksana pandangan filsafat dan kaidah filsafat dalam bidang pengalaman kemanusiaan yang disebut pendidikan. Kedua, mempelajari filsafat pendidikan karena adanya kepercayaan bahwa kajian itu sangat penting dalam mengembangkan pandangan terhadap proses pendidikan dalam upaya memperbaiki keadaan pendidikan. Ketiga, filsafat pendidikan memiliki prinsip-prinsip, kepercayaan, konsep, andaian yang terpadu satu sama lainnya. Prinsip-prinsip yang dimaksudkan ialah kepercayaan-kepercayaan, andaian-andaian yang dipercayai terhadap masalah-masalah pendidikan.
2.3 subjek/objek filsafat pendidikan
          Berfikir merupakan swubjek dari filsafat pendidikan akan tetapi tidak semua berfikir berarti berfilsafat. Subjek filsafat pendidikan adalah seseorang yang berfikir atau memikirkan sesuatu dengan sunguh dan mendalam tentang bagaimana memperbaikai pendidikan.
          Objek filsafat, objek itu dapat terwujud dalam suatu barang atau dapat juga subjek itu sendiri contohnya si aku berfikir tentang diriku sendiri maka objeknya adalah subjek itu sendiri. Objek filsafat dapat dibedakan atas 2 hal:
1.     objek material adalah segala sesuatu atau yang realita,ada yang harus dan ada yang tidak harus ada.
2.    Objek formal adalah bersifat mengasaskan dan oleh karena mengasas, maka filsafah itu mengkonstatis prinsip-prinsip kebenaran dan tidak kebenaran.
2.3 pengertian filsafat pendidikan menurut ahli

a. pemikiran filsafat pendidikan menurut socrates (470-399 sm)
Socrates yang dilahirkan di Athena, ia adalah putra seorang pemahat dan seorang bidan yang hanya sedikit dikenal kecuali nama mereka, yaitu Sophonicus dan Phaenarete (smith, 1986: 19). Adapun prinsip-prinsip dasar pendidikan menurut Socrates adalah, metode diakletis, yang digunakan oleh Socrates yang mana telah menjadi dasar teknis pendidikan yang direncanakan untuk mendorong seorang belajar untuk berfikir secara cermat, untuk menguji coba diri sendiri dan memperbaiki pengetahuannya. Tujuan pendidikan yang benar menurut Socrates adalah untuk merangsang penalaran yang cermat dan disiplin mental yang akanmenghasilkan perkembangan intelektual yang terus mnerus dan standar moral yang tinggi (Smith, 1986: 25). Salah satu pendirian Socrates yang terkenal bahwa kekuatan utama adalah pengetahuan. Jadi bagi Socrates yang terkenal adanya pendidikan sudah membuktikan bahwa keutamaan tidak dapat diajarkan dan pendidikan tidak mungkin dijalankan. Cara mengejar Socrstes pada dasarnya disebut dialekta, yang disebabkan dalam pengajaran itu dialog memegang peranan penting (Hadiwijono, 1980: 36). Dalam pendidikan Socrates mengemukakan sistem atau cara brpikir secara Filsafat Pendidikan 19
induksi, yaitu menyimpan pengetahuan yang bersifat umum dengan berpangkal dari banyak pengetauan tentang hal khusus.

b. pemikiran filsafat pendidikan menurut plato (427-347 sm)
Plato adalah murid Socrates yang paling terkemuka yang sepenuhnya menyerap ajaran-ajaran pendidikan besar itu, kemudian mengembangkan sistem filsafatnya sendiri secara lengkap. Plato dilahirkan dalam keluarga Aristoraksi yang kaya (mungkin di Athwna disekitar tahun 427 SM).
Bagi Plato, pendidikan itu adalah suatu bangsa dengan tugas yang harus dilaksanakan untuk kepentingan negara dan perorangan, pendidikan itu memberikan kesempatan kepadanya untuk penampilan kesanggupan diri pribadinya. Menurut Plato di dalam negara idealnya pendidikan memperoleh tempat yang paling utama dan mendapat perhatian yang paling khusus bahkan dapat dikatakan bahwa pendidikan adalah tugas dan panggilan yang sangat mulia yang harus diselenggarakan oleh negara.
Tujuan pendidikan menurut Plato adalah untuk menemukan kemampuan-kemampuan ilmiah setiap individu dan melatihnya sehingga ia akan menjadi sorang warga negara yang baik, dalam suatu masyarakat yang harmonis, melaksanakan tugas-tugasnya secara efisien sebagai seorang anggota kelasnya.

c. pemikiran filsafat pendidikan menurut aristoteles (367-345)
Aristoteles adalah murid Plato. Dia adalah seorang cendikiawan dan intelek yang terkemuka, mungkin sepanjang masa. Aristoteles dilahirkan tahun 394 SM di Stagira sebuah kota kecil di semenanjung Chalcidice yang meonjol di sebelah barat Laut Egea. Menurut Aristoteles, agar orang dapat hidup baik, maka ia harus mendapatkan pendidikan. Menurut Aristoteles, untuk memperoleh pengetahuan, manusia harus lebih dari binatang FilsafatPendidikan 20 binatang lain berdasarkan kekuatanya untuk berfikir, harus mengamati secara hati-hati menganalisa struktur-struktur, fungsi-fungsi organisme itu, dan segala yang ada dalam alam. Oleh karena itu prinsip pokok pendidikan menurut Aristoteles adalah pengumpulan serta penelitian fakta-fakta suatu belajar induktif.
2.4 aliran-aliran filsafat modern
A. aliran progressivisme
Aliran Progressivisme mengakui dan berusaha mengembangkan rasa progressivisme dalam semua realita,terutama dalam kehidupan adalah Filsafat Pendidikan 22
tetap survive terhadap semua tantangan hidup manusia, harus praktis dalam melihat segala sesuatu dari segi keagungannya. Progressivisme dinamakan instrumentalisme, karena aliran ini beranggapan bahwa kemampuan intelegensi manusia sebagai alat untuk hidup, untuk kesejahteraan, untuk mengembangkan kepribadian manusia. Dinamakan eksperimentalisme, karena aliran tersebut menyadari dan memperaktekkan asas eksperimen yang merupakan untuk menguji kebenaran suatu teori. Prossivisme dinamakan environmentalusme karena aliran ini menganggap lingkungan hidup itu mempengaruhi pembinaan kepribadian (Noor Syam,1987:228-229). Aliran progressivisme memiliki kemajuan dalam bidang ilmu pengetahuan yang meliputi : Ilmu Hayat, Antropologi, dan Psikologi. Adapun tokoh-tokoh Progressivisme ini adalah:
1. William james(New York,11 Januari 1842)

James berkeyakinan bahwa otak atau pikiran, seperti, juga aspek dari eksistensi organik, harus mempunyai fungsi biologis dan nilai kelanjutan hidup.
2. John dewey(Vermont,20 oktober 1859)

Adapun ide filsafatnya yang utama, berkisar dalam hubungan dengan problema pendidikan yang konkrit, baik teori maupun praktek.
3. Hans Vaihinger,
menurutnya tahu itu hanya mempunyai arti praktis. Persesuaian dengan obyeknya tidak mungkin dibuktikan. Satu-satunya ukuran bagi berpikir ialah gunanya (dalam bahasa Yunani Pragma) untuk mempengaruhi kejadian-kejadian di dunia.
4. Ferdinant Schiller dan Georges santayana.

a. Pandangan Ontologi
Asal Hereby atau asal keduniawian, adanya kehidupan realita yang amat luas tidak terbatas, sebab kenyataan alam semesta adalah kenyataan dalam kehidupan manusia. Pengalaman adalah kunci Filsafat Pendidikan 23
Pengertian manusia atas segala sesuatu. Pengalaman adalah suatu sumber evolusi maju setapak demi setapak. Pengalaman adalah perjuangan, sebab hidup adalah tindakan dan perubahan-perubahan.
b. Pandangan Epistemologi

Pengetahuan adalah informasi, fakta, hukum prinsip, proses, kebiasaan yang terakumulasi dalam pribadi sebagai hasil proses interaksi dan pengalaman.
c. Pandangan Aksiologi

Nilai timbul karena manusia mempunyai bahasa, dengan demikian adanya pergaulan. Masyarakat menjadi wadah timbulnya nilai-nilai.
d. Progressivisme dan Pendidikan

Aliran filsafat pragmatisme yang diperkenalkan oleh William James dan John Dewey yang menitikberatkan pada segi manfaat bagi hidup praktis. Oleh karena itu Filsafat Progressivisme tidak mengakui kemutlakan kehidupan, menolak absolutisme dan otoriterisme dalam segala bentuknya, nilai-nilai yang dianut bersifat dinamis dan selalu mengalami perubahan, sebagaimana dikembangkan oleh Imanuel Kant. Progressivisme dianggap sebagai The Liberal Road of Culture (kebebasan mutlak menuju ke arah kebudayaan) maksudnya nilai-nilai yang dianut bersifat fleksibel terhadap perubahan, toleran dan terbuka (open minded).
B. aliran essensialisme

Essensialisme adalah pendidikan yang didasarkan kepada nilai-nilai kebudayaan yang telah ada sejak awal peradaban umat manusia. Essensialisme memandang bahwa pendidikan harus berpijak pada nilai-nilai yang memiliki kejelasan dan tahan lama yang memberikan kestabilan dan nilai-nilai terpilih yang mempunyai tata yang jelas (Zuhairini, 1991 : 21) Filsafat Pendidikan 24
Idealisme dan realisme adalah aliran filsafat yang membentuk corak essensialisme. Realisme modern, titik berat tinjauannya adalah mengenai alam dan dunia fisik, sedangkan idealisme , pandangan-pandangannya bersifat spiritual. Idealisme modern mempunyai pandangan bahwa realita adalah sama dengan substansi gagasan-gagasan (ide-ide). Dibalik dunia fenomenal ini ada jiwa yang tidak terbatas yaitu Tuhan, yang merupakan pencipta adanya kosmos.
a. Pandangan Ontologi Essensialisme

Sifat yang menonjol dari ontologi essensialisme adalah suatu konsep bahwa dunia ini dikuasai oleh tata yang tiada cela, yang mengatur isinya dengan tiada cela pula. Tujuan umum aliran essensialisme adalah membentuk pribadi bahagia di dunia dan akhirat. Isi pendidikannya mencakup ilmu pengetahuan, kesenian dan segala hal yang mampu menggerakkan kehendak manusia. Adapun uraian mengenai realisme dan idealisme ialah:
1. Realisme yang mendukung essensialisme yang disebut realisme obyektif karena mempunyai pandangan sistematis mengenai alam serta tempat manusia di dalamnya.
2. Idealisme obyektif mempunyai pandangan kosmis yang lebih optimis dibandingkan dengan realisme obyektif. Maksudnya adalah bahwa pandangan-pandangannya bersifat menyeluruh yang boleh dikatakan meliputi segala sesuatu.

b. Pandangan Epistemologi Essensialisme

Teori kepribadian manusia sebagai refleksi Tuhan adalah jalan untuk mengerti epistemologi essensialisme. Filsafat Pendidikan 25

1. Kontraversi Jasmaniah Rohaniah

Perbedaan idealisme dan realisme adalah karena yang pertama menganggap bahwa rohani kunci kesadaran tentang realita. Sebaliknya realist berpendapat bahwa kita hanya mengetahui sesuatu realita di dalam melalui jasmani. Konsekkuensinya kedua unsur rohani dan jasmani adalah realita kepribadian manusia.
2. Pendekatan (Approach) Idealisme pada Pengetahuan
a) Kita hanya mengerti rohani kita sendiri, tetapi pengertian ini memberi kesadaran untuk mengerti realita yang lain.
b) Menurut T.H Green, approach personalisme itu hanya melalui introspeksi.
c) Dalam filsafat religious yang modern, ada teori yang mengatakan bahwa apa yang dimengerti tentang sesuatu adalah karena resonansi pengertian Tuhan.
3. Pendekatan (Approach) Realisme pada Pengetahuan
a) Menurut Teori Asosiasionisme

Pikiran atau ide-ide serta isi jiwa adalah asosiasi unsur-unsur penginderaan dan pengamatan.
b) Menurut Teori Behaviorisme

Perwujudan kehidupan mental tercermin pada tingkah laku, sebab manusia sebagai suatu organisme adalah totalisme mekanisme biologis.
c) Menurut Teori Koneksionisme

Semua makhluk, termasuk manusia terbentuk (tingkah lakunya) oleh pola-pola connections between (hubungan-hubungan antara) stimulus dan respon.
4. Tipe Epismologi Realisme
a) Neorealisme
Filsafat Pendidikan 26
Menafsirkan badan sebagai respon khusus yang berasal dari luar dengan sedikit atau tanpa adanya proses intelek.
b) Cretical Realisme

Menyatakan bahwa media antara intelek dengan realita adalah seberkas penginderaan dan pengamatan.
c. Pandangan Aksiologi Essensialisme
1. Teori Nilai Menurut Idealisme

Penganut idealisme berpegang bahwa hukum-hukum etika adalah hukum kosmos, karena itu seseorang dikatakan baik jika banyak interaktif berada di dalam dan melaksanakan hukum-hukum itu.
2. Teori Nilai Munurut Realisme

Prinsip sederhana realisme tentang etika ialah melalui asas ontologi bahwa sumber semua pengetahuan manusia terletak pada keteraturan lingkungan hidupnya.
d. Pandangan Essensialisme Mengenai Belajar

Idealisme, sebagai filsafat hidup, memulai tinjauannya mengenai pribadi individu dengan menitik beratkan pada aku. Dengan mengambil landasan pikiran tersebut, belajar dapat didefinisikan sebagai jiwa yang berkembang pada sendirinya sebagai substansi spiritual. Jiwa membina dan menciptakan diri sendiri (Poedjawijatna, 1993 : 120-121). Pandangan realisme mencerminkan adanya dua jenis determinasi mutlak dan determinasi terbatas:
1. Determinisme mutlak
2. Determinisme terbatas

3. ALIRAN PERENNIALISME

Di zaman kehidupan modern ini banyak menimbulkan krisis diberbagai bidang kehidupan manusia, terutama dalam bidang pendidikan. Untuk mengembalikan keadaan krisis ini, maka Filsafat Pendidikan 27
perenialisme memberikan jalan keluar yaitu berupa kembali kepada kebudayaan masa lampau yang dianggap cukup ideal dan teruji ketangguhannya. Perennialisme memandang pendidikan sebgai jalan kembali atau proses mengembalikan keadaan sekarang. Perennialisme memberikan sumbangan yang berpengaruh baik teori maupun praktek bagi kebudayaan dan pendidikan zaman sekarang (Noor Syam, 1986 : 296). Filsafat perennialisme terkenal dengan bahasa latinnya Philosophia Perenis. Pendiri utama dari aliran filsafat ini adalah Aristoteles sendiri, kemudian didukung dan dilanjutkan oleh St. Thomas Aquinas sebagai pemburu dan reformer utama dalam abad ke-13. Perennialisme memandang bahwa kepercayaan-kepercayaan aksiomatis zaman kuno dan abad pertengahan perlu dijadikan dasar penyusunan konsep filsafat dan pendidikan zaman sekarang. Asas-asas filsafat perenialisme bersumber pada filsafat kebudayaan yang mempunyai dua sayap, yaitu perenialisme yang theologis yang ada dalam pengayoman supermasi gereja Katholik, khususnya menurut ajaran dan interprestasi Thomas Aquinas, dan perenialisme sekular yakni yang berpegang kepada ide dan cita filosofis Plato dan Aristoteles.
a. Pandangan Ontologi Perennialisme

Ontologi perennialisme terdiri dari pengertian-pengertian seperti benda individual, esensi, aksiden dan substansi. Perennialisme membedakan suatu relaita dalam aspek-aspek perwujudannya menurut istilah ini.
b. Pandangan Epistemologi Perennialisme

Perennialisme berpendapat bahwa segala sesuatu yang dapat diketahui dan merupakan kenyataan adalah apa yang terlindung pada kepercayaan. Filsafat Pendidikan 28
Menurut perennialisme filsafat yang tertinggi adalah ilmu metafisika. Jadi epistemologi dari perennialisme, harus memiliki pengetahuan tentang pengertian dari kebenaran yang ada pada diri sendiri dengan menggunakan tenaga pada logika melalui hukum berpikir metode deduksi, yang merupakan metode filsafat yang menghasilkan kebenaran hakiki, dan tujuan dari epistemologi perennialisme dalam premis mayor dan metode induktifnya sesuai dengan ontologi tentang realita khusus.
c. Pandangan Aksiologi Perennialisme

Perennialisme memandang masalah nilai berdasarkan azas-azas supranatural, yakni menerima universal yang abadi. Khususnya dalam tingkah laku manusia, maka manusia sebagai subyek telah memiliki potensi-potensi kebaikan sesuai dengan kodratnya, di samping itu adapula kecenderungan-kecenderungan dan dorongan-dorongan kearah yang tidak baik.
4. ALIRAN REKONSTRUKSIONISME

Kata rekonstruksionisme dalam bahasa Inggris rekonsttruct yang berarti menyusun kembali. Dalam konteks filsafat pendidikan, aliran rekonstrusinisme adalah suatu aliran yang berusaha merombak tata susunan lama dan membangun tata susunan hidup kebudayaan yang bercorak modern. Rekonstruksionisme berkeyakinan bahwa tugas penyelamatan dunia merupakan tugas semua umat manusia atau bangsa. Aliran ini memiliki persepsi bahwa masa depan suatu bangsa merupakan suatu dunia yang diatur, diperintah oleh rakyat secara demokratis dan bukan dunia yang dikuasai oleh golongan tertentu. Filsafat Pendidikan 29

a. Pandangan Ontologi

Dengan ontologi, dapat diterangkan bagaimana hakikat dari segala sesuatu. Aliran rekonstruksionisme memandang bahwa realita itu bersifat universal, yang mana realita itu ada di mana dan sama di setiap tempat.
b. Pandangan Epistemologi

Kajian epistemologi aliran ini lebih merujuk pada pendapat aliran pragmatisme (progressive) dan perennialisme. Aliran ini juga berpendapat bahwa dasar dari suatu kebenaran dapat dibuktikan dengan self evidence, yakni bukti yang ada pada diri sendiri, realita dan eksistensinya. Ajaran yang dijadikan pedoman berasal dari Aristoteles yang membicarakan dua hal pokok, yakni pikiran (ratio) dan bukti (evidence), dengan jalan pemikirannya adalah silogisme.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

injection pump MAK 8M 453 AK


4.2.1. Spesifikasi
Dalam melaksanakan pemeliharaan dan perbaikan di PLTD Sei Wie Singkawang, pada salah satu mesin dengan data sebagai berikut:
·         Merk mesin                 : MAK
·         Buatan                        : Jerman
·         Tipe                             : 8M 453 AK
·         Nomor seri                  : 26822
·         Putaran rata – rata      : 600 rpm
·         Diameter silinder        : 320 mm
·         FO (firing order)         : 1-3-2-5-8-6-7-4
·         Daya terpasang           : 2500 hp
·         Daya mampu              : 1800 hp

4.2.2. Injection pump
Injection pump  merupakan suatu komponen mesin yang berfungsi sebagai alat untuk memompa bahan bakar dari sistem pemipaan bahan bakar yang sebelumnya telah melalui fuel oil otomatic menuju injector dengan tekanan yang tinggi, agar peroses pengabutan bahan bakar dalam ruang bakar oleh injector menghasilkan kabut sesuai yang di inginkan. Selanjutnya jika pengabutan bahan bakar dalam ruang bakar berlansung sempurna, maka proses pembakaran pun akan berlansung sempurna. Hal tersebut akan berdampak pada konsumsi bahan bakar yang lebih efisien.
Perawatan injection pump  sangatlah penting untuk dilakukan, mengingat injection pump  merupakan salah satu komponen penting dalam sistem bahan bakar. Kondisi injection pump  juga akan mempengaruhi saat mesin beroperasi. Agar pada saat beroperasi mesin tidak mengalami ganguan, injection pump  harus di lakukan perawatan secara berkala sesuai jadwal yang telah ditentukan dalam melakukan pemeliharaan.
Injection pump  bisa lebih cepat dari jadwal yang telah ditentukan oleh perusahaan untuk melakukan perawatan bila ada tanda – tanda tidak normal pada injection pump , seperti suara yang tidak balance terdengar dari injection pump  serta tidak tepatnya timing pada injection pump . Apabila hal demikian terjadi maka dilakukan tindakan perawatan tidak terencana dan tidak sesuai dengan jadwal yang telah di tetapkan. Tindakan tersebut dimbil agar mesin dapat beroperasi dengan baik.
Terdapat beberapa kerusakan yang sering terjadi pada injection pump  yaitu pump element dan plunger yang cepat aus serta lengket. Hal tersebut dikarenakan penggunaan bahan bakar MFO yang bersifat panas.
4.2.3.  Prinsip Kerja Injection pump
Adapun prinsip kerja pada injection pump  yaitu ada saat engine start secara otomatis poros camshaft akan ikut berputar sehingga camshaft akan menekan roller tappet. Selanjutnya roller tappet akan menekan bucket tappet yang meneruskan gaya ke plunger. Bahan bakar yang masuk melalui pipa saluran masuk menuju pump element akan mengalami tekanan oleh plunger yang bergerak ke atas sekitar 300 bar. Selanjutnya bahan bakar akan masuk balancing dilevery valve dengan tekanan 260 – 270  bar, yang selanjutnya akan di teruskan ke injector dan menuju ruang bakar. Kelebihan bahan bakar pada saat terjadinya proses penekanan oleh plunger di pump element akan keluar melalui over flow. Proses tersebut akan terus berjalan selama engine di operasikan.
  
Gambar 4.1. injection pump
Keterangan :
1. Hexagonal bolt
2. Flange
3. O – ring
4. Housing
5. Balancing dilevery valve
6. Pump element
7. O – ring
8. Control rack
9. Contol sleeve/ gear pump
10. Spring
11. Bucket tappet
12. Lower spring plate
13. Tapper pin
14. Upper spring plate
15. Retainer Ring

4.2.4. Perawatan Injection Pump
4.2.4.1. Melepaskan Injection Pump
Setelah di lakukan pengecekan pada injection pump, lalu di lakukan pelepasan injection pump dari mesin. Adapun langkah melepaskan dan membongkar injection pump adalah sebagai berikut:
Ø  Setelah engine mati, biarkan ± 10 menit.
Ø  Tutup keran suply bahan bakar.
Ø  Buka pemipaan, baik pipa saluran masuk ada injection pump menggunakan kunci 13, maupun pipa over flow menggunakan kunci pas 22.
Ø  Lepaskan mur 19 yang terletak pada flange bawah, yang berguna untuk melekatkan injection pump pada bodi mesin.
Ø  Angkat, lalu lalu bawa ke tempat pencucian.
Ø  Kunci injection pump di ragum.
Ø  Buka hexagonal bolt
Ø  Angkat flange
Ø  Angkat balancing dilevery valve menggunakan spesial tool.
Ø  Buka baut 24 di flange bawah
Ø  Buka dari ragum, lalu di balik
Ø  Tekan bucket tappet sambil melepaskan tapper pin
Ø  Angkak bucket tappet
Ø  Angkat lower pring plate beserta spring dan flunger
Ø  Angkat gear pump beserta upper spring plate dan retainer ring
Ø  Lepaskan element pump beserta O – ring

4.2.4.2. Membersihkan Injection Pump
Setelah di bongkar, selanjutnya injection pump harus di bersihkan menggunakan solar bersih. Setelah semua komponen bersih apakah terdapat komponen yang harus di perbaiki atau di ganti. Jika terdapat komponen yang perlu mengalami perbaikan, maka segera di perbaiki. Jika terdapat komponen yang perlu di ganti, maka segera catat nama komponen tersebut, maka bagian logistik akan memberikan komponen yang baru.
4.2.4.2. Memasang Injection Pump
Sebelum melakukan pemasangan, lumuri dengan oli pada setiap komponen, terutama pada bagian yang bergerak. Adapun proses pemasangan komponen injection pum adalah sebagai berikut:
Ø  Pasang O – ring, lalu pasang element pump dengan kedalaman 43 mm. Untuk memastikan bahwa element pump pada posisi yang benar.
Ø  Pasang balancing dilevery valve
Ø  Pasang flange, lalu pasang hexagonal bolt dan jangan di kencangkan.
Ø  Posisi di balik, lalu pasang gear pump. Sesuaikan tandanya seperti gambar
Gambar 4.2 : pemasangan gear pump
Ø  Pasang upper spring plate lalu pasang retainer ring.
Ø  Pasang spring
Ø  Lower spring plate di pasang pada flunger, lalu flunger dipasang pada gear pump. Tanda pada flunger harus sejajar dengan tanda pada gear pump. Seperti pada gambar di bawah ini.
Gambar 4.3 : pemasangan flunger

Ø  Pasang bucket tappet, tekan lalu pasang tapper pin. Selanjutnya injection pump di balik.
Ø  Pasang baut 24 pada flange bawah
Ø  Pasang du ragum lalu kencangkan baut 24
Ø  Kencangkan hexagonal bolt menggunakan kunci momen. Dengan momen terpasang 110 Nm
Ø  Pasang kembali pada mesin, lalu pasang dan kencangkan mur 19
Ø  Pasang pipa masuk dan pipa over flow.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS